<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Novel Sejarah Archives - Penerbit Javanica</title>
	<atom:link href="https://javanica.co.id/product-tag/novel-sejarah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://javanica.co.id/product-tag/novel-sejarah/</link>
	<description>Penerbit Javanica </description>
	<lastBuildDate>Wed, 31 Jan 2024 02:36:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>
	<item>
		<title>RAHWANA  (Kisah Rahasia)</title>
		<link>https://javanica.co.id/buku/rahwana-kisah-rahasia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Apr 2017 12:10:34 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://kaurama.co.id/?post_type=product&#038;p=506</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160;</p>
<p>“Akulah Rahwana, sang Asura! Selama ribuan tahun aku difitnah. Kematianku dirayakan di mana-mana dengan sukacita. Kenapa? Karena aku menantang bangsa Dewa demi kebahagiaan putriku, Sinta? Karena aku berjuang membebaskan rakyatku dari aturan kasta yang semena-mena? Engkau telah mendengar kemenangan Rama sang penakluk dalam Ramayana. Sekarang simaklah Rahwanayana, karena aku Rahwana!”</p>
<p>“Akulah Bhadra, sang Asura! Aku bukan siapa-siapa. Tak terlihat, tanpa kuasa, tak dianggap ada. Tak satu pun kisah tentang diriku bakal ditulis. Ketika kehidupan orang besar diceritakan, suaraku mungkin terlalu sayup untuk didengar. Tetapi, beri aku waktu sejenak untuk mengisahkan hidupku dan bangsaku yang kalah!”</p>
<p>Semua pasti mengenal Ramayana. Kisah memukau tentang Sri Rama, pahlawan kebajikan yang membunuh setan kegelapan bernama Rahwana. Tetapi sejarah selalu ditulis para pemenang. Suara yang kalah tersuruk di kesunyian. Bagaimana jika Rahwana dan bangsanya mempunyai kisah yang berbeda? Mungkin sudah tiba saatnya bagi yang kalah untuk berbicara. Dan inilah Rahwanayana, kisah tersembunyi tentang Rahwana dan bangsanya: Asura. Sebuah kisah yang dimuliakan kaum tertindas di Jambudwipa ribuan tahun lamanya.</p>
<p><strong>Judul:</strong> RAHWANA  (Kisah Rahasia)<br />
<strong>Penulis:</strong> Anand Neelakantan<br />
<strong>Ukuran:</strong> 14 x 21 cm<br />
<strong>Halaman:</strong> 636 hlm. (Bookpaper)<br />
<strong>Penerbit:</strong> Javanica<br />
<strong>ISBN:</strong> 978-602-6799-24-1</p>
<p>The post <a href="https://javanica.co.id/buku/rahwana-kisah-rahasia/">RAHWANA  (Kisah Rahasia)</a> appeared first on <a href="https://javanica.co.id">Penerbit Javanica </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>The post <a href="https://javanica.co.id/buku/rahwana-kisah-rahasia/">RAHWANA  (Kisah Rahasia)</a> appeared first on <a href="https://javanica.co.id">Penerbit Javanica </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ahangkara; Sengketa Kekuasaan dan Agama</title>
		<link>https://javanica.co.id/buku/ahangkara-sengketa-kekuasaan-dan-agama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2017 15:27:22 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">http://kaurama.co.id/?post_type=product&#038;p=462</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160;</p>
<p><span style="font-weight: 400;">Demak tak pernah sanggup tidur nyenyak setelah menghancurkan Majapahit pada tahun 1478 dan menobatkan Nyo Lay Wa sebagai raja boneka. Kekuatan yang masih setia pada Majapahit bisa memberontak kapan saja. Penguasa Demak, Trenggana, pun menggalang kekuatan untuk menaklukkan tanah Jawa. Dahanapura dan Tuban menjadi dua wilayah pertama yang bakal ditundukkan. Dahanapura siap menyambut pasukan Demak setelah mengungsikan rakyatnya dan lontar-lontar warisan Majapahit. Di Tuban, telik sandi disebar, seluruh pasukan disiagakan. Namun, Demak dibayang-bayangi kekuatan yang ingin membelokkan tujuan perang. Penumpang gelap itu ingin mengubah perang penaklukan Jawa menjadi perang antar-keyakinan. Mereka ingin menghapus agama leluhur Jawa sekaligus aliran agama Rasul yang dianggap sesat, terutama Aliran Tuban Sunan Kalijaga dan Aliran Lemahbang Syekh Siti Jenar.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Laskar Demak pimpinan Sunan Kudus berhasil menghancurkan Dahanapura yang mengobarkan perang puputan. Tuban terpaksa menyerah dalam hitungan hari. Atas nasihat Sunan Kalijaga, Adipati Tuban Arya Gegilang menjalankan Siasat Wijaya untuk melawan Demak. Strategi perang warisan Raden Wijaya ketika menumpas pasukan Tartar itu dijalankan selama 19 tahun tanpa henti. Perang telik sandi, persekongkolan, pengkhianatan, dan balas dendam terjadi sepanjang waktu. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Ketika Demak berupaya menaklukkan Panarukan, Arya Penangsang, keponakan Trenggana, diam-diam menyiapkan kekuatan perang di Jipang Panolan demi membalas dendam atas kematian ayahnya, Pangeran Surawiyata, yang tewas oleh siasat Raden Mukmin, putra Trenggana. Dendam Arya Penangsang dan persekutuan antar-kadipaten yang digalang jaringan telik sandi Tuban pun mengancam ambisi Demak menjadi penguasa tunggal Nusantara. Gempa bumi melanda berkali-kali, pertanda huru-hara besar bakal terjadi. Tanah Jawa berada dalam prahara.</span></p>
<p>&#160;</p>
<p><strong>Judul:</strong> Ahangkara<br />
<strong>Penulis:</strong> Makinuddin Samin<br />
<strong>Ukuran:</strong> 14x21 cm.<br />
<strong>Halaman</strong>: 500 hlm.<br />
<strong>Penerbit</strong>: Javanica<br />
<strong>ISBN</strong>: 978-602-6799-13-5</p>
<p>&#160;</p>
<p>The post <a href="https://javanica.co.id/buku/ahangkara-sengketa-kekuasaan-dan-agama/">Ahangkara; Sengketa Kekuasaan dan Agama</a> appeared first on <a href="https://javanica.co.id">Penerbit Javanica </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>The post <a href="https://javanica.co.id/buku/ahangkara-sengketa-kekuasaan-dan-agama/">Ahangkara; Sengketa Kekuasaan dan Agama</a> appeared first on <a href="https://javanica.co.id">Penerbit Javanica </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
