<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Uncategorized Archives - Penerbit Javanica</title>
	<atom:link href="https://javanica.co.id/category/uncategorized/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://javanica.co.id/category/uncategorized/</link>
	<description>Penerbit Javanica </description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Mar 2025 11:32:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>&#8220;Letting Go: Kekuatan Tersembunyi Sikap Pasrah&#8221; – Buku Monumental yang Mengubah Hidup​</title>
		<link>https://javanica.co.id/letting-go-buku-monumental-yang-mengubah-hidup/</link>
					<comments>https://javanica.co.id/letting-go-buku-monumental-yang-mengubah-hidup/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Javanica]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2025 11:12:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://javanica.co.id/?p=1808</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a href="https://javanica.co.id/letting-go-buku-monumental-yang-mengubah-hidup/">&#8220;Letting Go: Kekuatan Tersembunyi Sikap Pasrah&#8221; – Buku Monumental yang Mengubah Hidup​</a> appeared first on <a href="https://javanica.co.id">Penerbit Javanica </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[		<div data-elementor-type="wp-post" data-elementor-id="1808" class="elementor elementor-1808">
						<section class="elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-212b487a elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default" data-id="212b487a" data-element_type="section" data-e-type="section">
						<div class="elementor-container elementor-column-gap-default">
					<div class="elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-7f040c14" data-id="7f040c14" data-element_type="column" data-e-type="column">
			<div class="elementor-widget-wrap elementor-element-populated">
						<div class="elementor-element elementor-element-55bc7001 elementor-widget elementor-widget-text-editor" data-id="55bc7001" data-element_type="widget" data-e-type="widget" data-widget_type="text-editor.default">
				<div class="elementor-widget-container">
																	</div>
				</div>
					</div>
		</div>
					</div>
		</section>
				<section class="elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-8d75a1d elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default" data-id="8d75a1d" data-element_type="section" data-e-type="section">
						<div class="elementor-container elementor-column-gap-default">
					<div class="elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-44effe6" data-id="44effe6" data-element_type="column" data-e-type="column">
			<div class="elementor-widget-wrap elementor-element-populated">
						<div class="elementor-element elementor-element-94c7e8f elementor-widget elementor-widget-heading" data-id="94c7e8f" data-element_type="widget" data-e-type="widget" data-widget_type="heading.default">
				<div class="elementor-widget-container">
					<h1 class="elementor-heading-title elementor-size-default">"Letting Go: Kekuatan Tersembunyi Sikap Pasrah" – Buku Monumental yang Mengubah Hidup</h1>				</div>
				</div>
				<div class="elementor-element elementor-element-9e82a6e elementor-widget elementor-widget-image" data-id="9e82a6e" data-element_type="widget" data-e-type="widget" data-widget_type="image.default">
				<div class="elementor-widget-container">
															<img fetchpriority="high" fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2025/03/cetakan-ke-7-1024x683.jpg" class="attachment-large size-large wp-image-1806" alt="buku letting go cetakan ke 7" srcset="https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2025/03/cetakan-ke-7-1024x683.jpg 1024w, https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2025/03/cetakan-ke-7-980x653.jpg 980w, https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2025/03/cetakan-ke-7-480x320.jpg 480w" sizes="(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw" />															</div>
				</div>
				<div class="elementor-element elementor-element-bec886d elementor-widget elementor-widget-text-editor" data-id="bec886d" data-element_type="widget" data-e-type="widget" data-widget_type="text-editor.default">
				<div class="elementor-widget-container">
									<p>Buku &#8220;Letting Go: Kekuatan Tersembunyi Sikap Pasrah&#8221; karya Dr. David R. Hawkins telah menjadi fenomena global dan kini telah cetak ulang sebanyak tujuh kali. Sebagai sebuah buku bestseller, &#8220;Letting Go&#8221; tidak hanya menawarkan panduan praktis untuk melepaskan beban emosi yang menghambat kebahagiaan, tetapi juga mengajarkan mekanisme mendasar yang menjadi inti dari ajaran spiritual di seluruh dunia.</p>
<p><strong>Perjalanan Dr. David R. Hawkins: Dari Penyakit Kronis Menuju Kesembuhan Total</strong></p>
<p>Dr. Hawkins adalah seorang ilmuwan sekaligus mistikus modern yang mengalami perjalanan transformasi luar biasa. Setelah menderita berbagai penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan melalui metode medis konvensional, ia mengambil langkah radikal: memasrahkan sepenuhnya segala rasa sakit dan penderitaannya. Secara ajaib, satu per satu penyakit yang dideritanya mulai sirna.</p>
<p>Dr. Hawkins menemukan bahwa sebagian besar penyakit fisik dan mental berakar pada emosi-emosi negatif yang terpendam di alam bawah sadar. Ketika emosi-emosi tersebut dilepaskan melalui sikap pasrah, tubuh dan pikiran mengalami penyembuhan alami. Buku ini menjelaskan dengan detail bagaimana mekanisme pasrah bekerja secara psikoanalitis untuk menyirnakan blok-blok batin yang menghalangi kita dari cinta, kebahagiaan, dan kedamaian sejati.</p>
<p><strong>Esensi Ajaran Spiritual yang Terlupakan</strong></p>
<p>Sikap pasrah sebenarnya adalah inti dari semua ajaran spiritual besar di dunia. Namun, banyak orang gagal menerapkannya karena tidak memahami mekanisme yang benar untuk melepaskan ego dan membuka diri pada kesadaran yang lebih tinggi. Melalui pendekatan yang ilmiah dan mendalam, Dr. Hawkins mengungkapkan cara sederhana namun sangat efektif untuk melepaskan diri dari penderitaan batin dan menemukan ketenangan sejati.</p>
<p>Apa yang Membuat &#8220;Letting Go&#8221; Begitu Istimewa?</p>
<ul>
<li>Pendekatan Ilmiah dan Spiritual: Dr. Hawkins menggabungkan ilmu psikoanalisis modern dengan wawasan mistik yang mendalam. Ini memungkinkan pembaca untuk memahami bagaimana emosi negatif berperan dalam membentuk realitas kita.</li>
<li>Mekanisme yang Mudah Dipraktikkan: Proses &#8220;letting go&#8221; atau &#8220;melepaskan&#8221; dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun. Anda hanya perlu membiarkan emosi negatif muncul tanpa melawan atau menekannya.</li>
<li>Efek yang Langsung Terasa: Banyak pembaca melaporkan perasaan lega, damai, dan kebahagiaan yang muncul seketika setelah mempraktikkan metode ini.</li>
<li>Cocok untuk Semua Orang: Baik mereka yang sedang menjalani perjalanan spiritual, terapi pemulihan batin, atau sekadar ingin mengatasi stres sehari-hari, &#8220;Letting Go&#8221; menawarkan solusi yang universal.</li>
</ul>
<p>Testimoni dari Pembaca Indonesia</p>
<p>Buku ini telah mendapat banyak pujian dari para praktisi spiritual dan pemulihan batin di Indonesia:</p>
<p>“Letting Go adalah mekanisme paling sederhana namun tak ada yang melampaui. Kuncinya: kesediaan untuk mentransendensikan ego ke Diri Sejati.”<br />— Aswar, pengasuh David R. Hawkins Study Group Indonesia</p>
<p>“Letting Go adalah salah satu buku terbaik yang akan memandu Anda melepaskan diri menuju keajaiban-keajaiban tak terduga.”<br />— Arif Rh, trainer pemberdayaan diri dan penulis Kitab Ilmu Vibrasi</p>
<p>“Akan asyik dibaca oleh yang benar-benar serius memulihkan luka batin. Sebuah bacaan yang sangat penting tentang mekanisme ikhlas dan pasrah.”<br />— Adjie Santosoputro, praktisi pemulihan batin dan mindfulness</p>
<p> </p>
<p><strong>Mengapa Anda Perlu Membaca Buku Ini?</strong></p>
<p>Jika Anda telah mencoba berbagai program pengembangan diri dan jalan spiritual namun masih merasa terjebak dalam penderitaan emosional, &#8220;Letting Go&#8221; adalah jawaban yang Anda cari. Buku ini akan membawa Anda menyelam ke dalam diri, membebaskan beban emosi yang tersembunyi, dan membuka pintu menuju kebahagiaan sejati yang merupakan hakikat jiwa manusia.</p>
<p>Detail Buku</p>
<ul>
<li>Judul: Letting Go: Kekuatan Tersembunyi Sikap Pasrah</li>
<li>Penulis: Dr. David R. Hawkins</li>
<li>Jumlah Halaman: 424 halaman</li>
<li>Ukuran: 13,5 x 20 cm</li>
<li>ISBN: 978-602-6799-54-8</li>
<li>Penerbit: Javanica</li>
</ul>
<p> </p>
<p>Jawaban atas masalah yang kita hadapi sebenarnya ada di dalam diri kita sendiri. Saat kita melepaskan beban emosi dan hambatan batin, jati diri sejati kita akan bersinar, membuka jalan menuju kedamaian. Para guru spiritual juga mengajarkan bahwa kedamaian batin adalah satu-satunya solusi yang benar untuk mengatasi masalah pribadi maupun konflik bersama.</p>
<p><em>Letting Go</em> adalah buku yang membahas cara paling efektif untuk melepaskan hambatan batin yang menghalangi kita meraih pencerahan. Buku ini menjelaskan bagaimana emosi negatif yang terpendam dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental. Dengan sikap pasrah, kita dapat membebaskan diri dari beban emosi yang menghambat pertumbuhan spiritual. Metode yang diajarkan dalam buku ini sederhana, namun mampu membawa perubahan mendalam dalam hidup. Melalui pendekatan psikoanalisis, <em>Letting Go</em> membantu kita menemukan kedamaian dan kebahagiaan sejati.</p>
<p>Dengan cetak ulang sebanyak tujuh kali, &#8220;Letting Go&#8221; telah membuktikan kekuatannya dalam mengubah hidup banyak orang. Buku ini bukan sekadar teori, melainkan panduan praktis yang telah membantu ribuan orang membebaskan diri dari penderitaan batin, menemukan kedamaian, dan hidup dengan penuh cinta serta kebahagiaan.</p>
<p>Terima kasih kepada para pembaca setia, karena berkat dukungan Anda, <em>Letting Go</em> telah berhasil cetak ulang hingga tujuh kali. Kami berharap buku ini terus menginspirasi lebih banyak orang untuk menemukan kedamaian batin dan kebahagiaan sejati. Bagi yang belum membaca, kami yakin <em>Letting Go</em> dapat menjadi panduan berharga dalam perjalanan spiritual Anda. Dengan dukungan dan antusiasme yang terus mengalir, kami optimis buku ini akan terus menjadi bestseller dan membawa manfaat bagi banyak orang.</p>
<p>Jika Anda siap untuk melepaskan ego, menyembuhkan luka batin, dan merasakan kedamaian sejati, &#8220;Letting Go&#8221; adalah buku yang wajib Anda baca.</p>
<p> </p>
<p><strong>Dapatkan Buku &#8220;Letting Go: Kekuatan Tersembunyi Sikap Pasrah&#8221; Sekarang Juga!</strong></p>
<p>📚 Klik di sini untuk membeli: <strong><a href="https://bit.ly/orderbuku-Javanica">Beli Sekarang</a> </strong>di Javanica, atau kunjungi toko buku Gramedia di lokasi terdekat dengan Anda!</p>								</div>
				</div>
				<div class="elementor-element elementor-element-d98451e elementor-widget elementor-widget-image" data-id="d98451e" data-element_type="widget" data-e-type="widget" data-widget_type="image.default">
				<div class="elementor-widget-container">
															<img decoding="async" width="768" height="1145" src="https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2020/06/received_647263435876028-768x1145.jpeg" class="attachment-medium_large size-medium_large wp-image-1210" alt="letting go" srcset="https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2020/06/received_647263435876028-768x1145.jpeg 768w, https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2020/06/received_647263435876028-201x300.jpeg 201w, https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2020/06/received_647263435876028-687x1024.jpeg 687w, https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2020/06/received_647263435876028-1031x1536.jpeg 1031w, https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2020/06/received_647263435876028-1374x2048.jpeg 1374w, https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2020/06/received_647263435876028-1080x1610.jpeg 1080w, https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2020/06/received_647263435876028-1280x1907.jpeg 1280w, https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2020/06/received_647263435876028-980x1460.jpeg 980w, https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2020/06/received_647263435876028-480x715.jpeg 480w, https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2020/06/received_647263435876028-300x447.jpeg 300w, https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2020/06/received_647263435876028-600x894.jpeg 600w, https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2020/06/received_647263435876028-scaled.jpeg 1718w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" />															</div>
				</div>
					</div>
		</div>
					</div>
		</section>
				</div>
		<p>The post <a href="https://javanica.co.id/letting-go-buku-monumental-yang-mengubah-hidup/">&#8220;Letting Go: Kekuatan Tersembunyi Sikap Pasrah&#8221; – Buku Monumental yang Mengubah Hidup​</a> appeared first on <a href="https://javanica.co.id">Penerbit Javanica </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://javanica.co.id/letting-go-buku-monumental-yang-mengubah-hidup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Versi Keruntuhan Majapahit Menurut PARARATON</title>
		<link>https://javanica.co.id/tiga-versi-keruntuhan-majapahit-menurut-pararaton/</link>
					<comments>https://javanica.co.id/tiga-versi-keruntuhan-majapahit-menurut-pararaton/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Javanica]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Feb 2024 08:38:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://javanica.co.id/?p=1620</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika buku PARARATON: BIOGRAFI PARA RAJA SINGHASĀRI-MAJAPAHIT terbit pada Juli 2023 kemarin, ada netizen yang komentar, &#8220;Aku tidak sudi membaca buku yang menceritakan hoaks Majapahit runtuh diserang Raden Patah.&#8221; Ini perlu diluruskan. Pararaton sama sekali tidak menyebut Raden Patah. Bahkan Dĕmak juga tidak disinggung sama sekali. Pada bagian akhir hanya disebutkan bahwa pada Śaka 1400 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://javanica.co.id/tiga-versi-keruntuhan-majapahit-menurut-pararaton/">Tiga Versi Keruntuhan Majapahit Menurut PARARATON</a> appeared first on <a href="https://javanica.co.id">Penerbit Javanica </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p>Ketika buku <a href="https://javanica.co.id/buku/pararaton/">PARARATON: BIOGRAFI PARA RAJA SINGHASĀRI-MAJAPAHIT</a> terbit pada Juli 2023 kemarin, ada netizen yang komentar, &#8220;Aku tidak sudi membaca buku yang menceritakan hoaks Majapahit runtuh diserang Raden Patah.&#8221;</p>



<p></p>



<p>Ini perlu diluruskan. Pararaton sama sekali tidak menyebut Raden Patah. Bahkan Dĕmak juga tidak disinggung sama sekali. Pada bagian akhir hanya disebutkan bahwa pada Śaka 1400 (1478 Masehi) ada raja Majapahit yang meninggal di istana. Tidak dijelaskan ia meninggal karena apa.</p>



<p>Kisah Majapahit runtuh diserang Raden Patah adipati Dĕmak sumbernya bukan dari Pararaton, melainkan dari naskah-naskah babad semacam Babad Tanah Jawi dan Sĕrat Kaṇḍa. Dikisahkan di naskah itu bahwa Majapahit runtuh karena rajanya yang terakhir bernama Prabu Brawijaya menolak masuk Islam sehingga diserang Raden Patah, putranya sendiri. Kisah ini boleh kita sebut dengan VERSI TRADISIONAL. Perlu diketahui bahwa versi ini ditulis oleh pujangga Dinasti Mataram sekitar dua atau tiga abad sesudah Majapahit runtuh. Itu artinya, tingkat kevalidannya sangat rendah. Buktinya apa? Majapahit versi ini didirikan oleh Raden Susuruh, seorang pelarian dari Pajajaran; padahal menurut temuan purbakala, pendiri Majapahit bernama Dyah Wijaya, pangeran Tumapĕl. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kisah sejarah Majapahit versi tradisional lebih seperti dongeng yang tidak didasarkan pada fakta historis.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2024/02/1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-1623" srcset="https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2024/02/1-1024x683.jpg 1024w, https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2024/02/1-980x653.jpg 980w, https://javanica.co.id/wp-content/uploads/2024/02/1-480x320.jpg 480w" sizes="(min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) and (max-width: 980px) 980px, (min-width: 981px) 1024px, 100vw" /></figure>



<p>Alternatif lain dari versi di atas ialah rekonstruksi yang dilakukan oleh arkeolog Pak Hasan Djafar. Pada 1975 ia membuat rekonstruksi berdasarkan analisis terhadap Pararaton dan sejumlah sumber sejarah lainnya. Menurutnya, Majapahit runtuh bukan diserang Raden Patah, melainkan oleh Girīndrawardhana Raṇawijaya. Rekonstruksi yang diajukan ialah: Pada 1468 raja Majapahit bernama Suraprabhāwa terusir ke Daha karena dikudeta oleh Bhre Kṛtabhūmi, putra raja terdahulu (Rājasawardhana Sināgara). Suraprabhāwa ganti bertakhta di Daha hingga meninggal pada 1474 dan digantikan putranya yang bernama Girīndrawardhana Raṇawijaya. Pada 1478 Girīndrawardhana Raṇawijaya balas menyerang Majapahit dan menewaskan Bhre Kṛtabhūmi. Nah, Bhre Kṛtabhūmi ditafsirkan sama dengan Prabu Brawijaya dalam cerita tradisional yang memiliki anak Raden Patah. Pada 1519 putra Raden Patah atau cucu Bhre Kṛtabhūmi yang bernama Pati Unus raja Dĕmak balas mengalahkan Girīndrawardhana Raṇawijaya.</p>



<p>Cerita di atas sangat populer dan banyak dipakai sebagai tandingan versi tradisional. Namun demikian, perlu diingat bahwa cerita di atas hanyalah REKONSTRUKSI dari Pak Hasan Djafar. Tidak ada satu pun prasasti atau lontar kuno yang menyebut Suraprabhāwa punya anak bernama Girīndrawardhana Raṇawijaya.</p>



<p>Lalu bagaimana dengan sumber prasasti? Dalam Prasasti Pĕṭak disebutkan bahwa pada 1486 Girīndrawardhana Raṇawijaya mengukuhkan anugerah dari raja sebelumnya, yaitu Bhaṭāra Prabhu Sang Mokta ring Amṛtawiśeṣalaya dan Sang Mokteng Mahālayabhawana untuk tokoh bernama Brahmārāja Ganggādhara yang berjasa mengusahakan kemenangan Sang Munggwing Jinggan saat berperang melawan Majapahit.</p>



<p>Nah, dari prasasti dapat diketahui bahwa Girīndrawardhana Raṇawijaya HANYA mengukuhkan anugerah dari raja sebelumnya, sedangkan yang menyerang Majapahit bukan dia, melainkan Sang Munggwing Jinggan. Siapakah sebenarnya tokoh yang berjuluk Sang Munggwing Jinggan itu? Terlalu panjang jika saya bahas di sini. Yang jelas, berbagai tafsir para pakar sejarah Jawa Kuno mengenai nasib Majapahit akhir telah saya susun secara detail dalam buku saya yang diterbitkan Javanica.<br><br>.<br><strong>Heri Purwanto</strong></p>



<p></p>


<p>The post <a href="https://javanica.co.id/tiga-versi-keruntuhan-majapahit-menurut-pararaton/">Tiga Versi Keruntuhan Majapahit Menurut PARARATON</a> appeared first on <a href="https://javanica.co.id">Penerbit Javanica </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://javanica.co.id/tiga-versi-keruntuhan-majapahit-menurut-pararaton/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Video Keris Setan Kober</title>
		<link>https://javanica.co.id/video-keris-setan-kober/</link>
					<comments>https://javanica.co.id/video-keris-setan-kober/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Jul 2016 18:24:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kaurama.co.id/?p=393</guid>

					<description><![CDATA[<p>[space]</p>
<p>The post <a href="https://javanica.co.id/video-keris-setan-kober/">Video Keris Setan Kober</a> appeared first on <a href="https://javanica.co.id">Penerbit Javanica </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>[space]</p>
<p><center><iframe src="https://www.youtube.com/embed/hlGltmiYh28" width="560" height="315" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></center></p>
<p>The post <a href="https://javanica.co.id/video-keris-setan-kober/">Video Keris Setan Kober</a> appeared first on <a href="https://javanica.co.id">Penerbit Javanica </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://javanica.co.id/video-keris-setan-kober/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>https://javanica.co.id/hello-world/</link>
					<comments>https://javanica.co.id/hello-world/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2015 14:59:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kaurama.co.id/preview/?p=1</guid>

					<description><![CDATA[<p>Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!</p>
<p>The post <a href="https://javanica.co.id/hello-world/">Hello world!</a> appeared first on <a href="https://javanica.co.id">Penerbit Javanica </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!</p>
<p>The post <a href="https://javanica.co.id/hello-world/">Hello world!</a> appeared first on <a href="https://javanica.co.id">Penerbit Javanica </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://javanica.co.id/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
